Delapan Tuntutan Ormawa FKIP Enggan Ditanggapi Serius Dekanat - LPM Pena Kampus

Goresan Penamu Runtuhkan Tirani

Breaking

Jumat, 22 Oktober 2021

Delapan Tuntutan Ormawa FKIP Enggan Ditanggapi Serius Dekanat

Sumber: Pena Kampus


Mataram, Pena Kampus – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Matataram (Unram) bersama sejumlah Organisasi Mahasiswa (Ormawa) menggelar diskusi publik bersama Dekan dan Wakil Dekan.

 

Dalam diskusi yang dihadiri oleh Dekan FKIP Unram, Prof. Dr. A Wahab Jufri pada Kamis, 15 Oktoter 2021 kemarin tidak menemukan titik terang. Pasalnya delapan point tuntutan BEM FKIP Unram bersama sejumlah Ormawa tak mendapat tanggapan serius dekanat.

 

Yudistira, Ketua BEM FKIP membacakan delapan tuntutan dengan pengeras suara di hadapan Dekan FKIP dan jajarannya.

 

Pada poin pertama, BEM FKIP bersama Ormawa mempertanyakan regulasi apresiasi bagi ormawa FKIP dan mahasiswa berprestasi. Kedua, menuntut pihak FKIP untuk meningkatkan pelayanan akademik yang baik dan jelas.

 

“Seperti meningkatkan pengawasan pada setiap program studi untuk menjalankan perkuliahan dengan baik dan sistematis sesuai jadwal yang telah ditetapkan, meningkatkan sosialisasi pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kepada seluruh mahasiswa, dan meningkatkan kualitas pelaksanaan kuliah daring,” sebut Yudistira menjabarkan sub-poin kedua.

 

Selain itu,  BEM FKIP bersama Ormawa menuntut kelengkapan fasilitas perpustakaan FKIP, dan pengadaan inventaris setiap ormawa.

 

“Kami juga menuntut transfaransi dana pengelolaan kantin dan anggaran kegiatan kemahasiswaan. Menuntut perbaikan sekretariat bagi semua Himpunan program study dan pengadaan sekretariat bagi UKMF Circle community,” jelasnya menyampaikan poin lima dan enam.

 

Pada tuntutan poin ke tujuh BEM FKIP Unram bersama Ormawa juga menuntut transfaransi angaran bidikmisi sebagai pengganti baik dalam hal metode maupun sasaran yang ditujukan.

 

Pada poin terakhir, BEM FKIP bersama Ormawa menutun penggunaan sekretariat ormawa agar dibuka setiap hari termasuk hari Sabtu dan Minggu. “Kami minta agar sekretariat ormawa dibuka selama 24 jam,” kata Yudistira di hadapan Dekanat.

 

Tanggapan Dekan dan Wakil Dekan

Prof. Dr. Gito Hadiprayitno, selaku Wakil Dekan III FKIP, menjelaskan terkait kebijakan pemberlakukan jam malam,  “Pada peraturan rektor, FKIP diberikan kesempatan pada fakultas untuk mengambil kebijakan sendiri. Kami mengambil kebijakan sendiri dalam situasi pandemi COVID-19 akan membuka sekretariat sampai jam 18:00 wita saja,” ujar Gito.

 

Terkait pengelolaan inventaris, Dekan FKIP menjelaskan bahwa dana Rp9 juta memang diperuntukkan untuk keperluan Ormawa. Dalam pengelolaan dana tersebut ujar Wahab melanjutkan, Ormawa bisa menggunakan dana setengah untuk pengelolaan membeli inventaris dan setengahnya untuk berkegiatan. “Ormawa harus memanfaatkan sebagian dana untuk inventaris sebagianya untuk program kerja,’’ tegasnya.

 

Garin Sasyari, Ketua DPM FKIP Unram, pun menanggapi pernyataan Dekan. Ia menjelaskan beberapa ormawa tidak sepakat bila dana kegiatan Ormawa digunakan sebagian untuk membeli inventaris atau keperluan Ormawa. “Kalau saya pribadi tidak setuju dengan pernyataan dekan. Masa Ormawa membeli sendiri inventaris dari dana kegiatan?’’ kata Garin menyoal pernyataan Dekan FKIP.

 

Senada dengan Garin, Ilham Ketua HMPS Bastrindo menjelaskan bahwa sehrusnya pihak fakultas membedakan mana dana inventaris dengan dana kegiatan Ormawa itu sendiri. “Jadi seharunya ada dana yang dikhusukan untuk oprasional mana dana yang dikhusukan untuk pelaksaan proram kerja,” ujar Ilham.

 

Mendengar delapan poin tuntutan, A Wahab Jufri selaku Dekan FKIP Unram tampak enggan menanggapi serius semua tuntutan sejumlah mahasiswa.

 

Hingga pukul 16:00 WITA, diskusi tersebut tidak berlangsung alot. Pihak dekanat pun tidak menanggapi semua tuntutan dari Ormawa. Forum diskusi tersebut dihentikan seusai adzan berkumandang. Diskusi berakhir tanpa ada kepuasaan dari sejumlah Ketua Ormawa dan BEM FKIP Unram.(Elv/Del)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar