Terhambat Corona, Program Kerja Karang Taruna Mulai Diupayakan - LPM Pena Kampus

Goresan Penamu Runtuhkan Tirani

Breaking

Jumat, 13 November 2020

Terhambat Corona, Program Kerja Karang Taruna Mulai Diupayakan

Berita ini merupakan hasil karya para anggota magang LPM Pena Kampus angkatan XXI 2020. Spesial "Latihan Jurnalistik Terpadu" (Lanjut) ini merupakan wadah eksistensi penyemangat para calon pena-pena baru FKIP Unram. 

Selamat Membaca!




(Sadli, Ketua Karang Taruna)


Pengembur, Pena Kampus - Akibat penyebaran virus Corona (Covid-19) beberapa program kerja Karang Taruna Desa Pegembur terhambat. Oleh karena itu, Karang Taruna terus berupaya memaksimalkan jalannya program kerja yang terhenti.

 

Beberapa program kerja Karang Taruna Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah yang sudah dicanangkan batal dilaksanakan, akibat terus mewabahnya virus corona. Salah satunya dalam sektor pemberdayaan masyarakat. Karang Taruna kerap kali mengadakan seminar, pelatihan, kegiatan kepemudaan, serta yang paling bergengsi adalah Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) yang dijadwalkan setiap tahun. Kegiatan tersebut tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian.

 

Ketua Karang Taruna Desa Pengembur, M.Sadli saat ditemui di kediamannya mengatakan akan terus berupaya untuk tetap melaksanakan kegiatan PORSENI terutama bidang olahraga sepak bola. Selain program kerja tersebut, juga akan diusahakan untuk tetap melanjutkan program kerja di bidang pendidikan yakni kursus bahasa Inggris yang juga ikut terhenti akibat Covid-19,” tegasnya.

 

Di sisi lain, Sekertaris Desa Pengembur Mardinah mengungkapkan Karang Taruna Desa sudah berkomunikasi dengan Karang Taruna Kecamatan untuk membahas program-program  kerja selanjutnya. “Karena pandemi covid-19 ini, pelaksanaan kegiatan-kegiatan terutama bidang kepemudaan ditunda dan untuk kegiatan yang tetap dilaksanakan harus dibatasi serta mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan.”(24/10/2020).

 

Selain program-program tersebut, Sadli juga berencana akan mengadakan sosialisasi kepada siswa siswi mengenai program Keluarga Berencana untuk meminimalisir terjadinya pernikahan dini yang disebabkan oleh sekolah yang terlalu lama libur akibat terus menyebarnya virus corona. (ELS/KHI)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar