Mataram, Pena Kampus - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram (Unram) menggelar kegiatan Sosialisasi Duta Perempuan FKIP 2026 bagi calon duta dan mahasiswa di ruang workshop, Gedung A FKIP Unram, pada selasa, (14/4/2026).
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan pemahaman mahasiswa FKIP mengenai peran dan eksistensi Duta Perempuan. Selain itu, program Duta Perempuan FKIP sempat mengalami penurunan aktivitas pada tahun sebelumnya. Oleh karena itu, sosialisasi ini diadakan sebagai upaya untuk menghidupkan kembali program tersebut sekaligus memperkenalkan secara lebih luas peran dan kontribusi Duta Perempuan di lingkungan FKIP.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara pemateri dengan para Duta Perempuan FKIP 2026. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat profil, gagasan, serta komitmen para calon duta dalam mengangkat isu pendidikan dan pemberdayaan perempuan di lingkungan kampus. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi nyata terhadap peran perempuan di dunia pendidikan.
Menteri Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan BEM FKIP Unram 2026, Ni Putu Nadya Paramitha Utami, menyatakan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan program sekaligus memberi pemahaman tentang peran dan kontribusi Duta Perempuan FKIP di lingkungan kampus.
“Tujuan sosialisasi ini adalah untuk memperkenalkan calon duta kepada mahasiswa FKIP. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada para calon duta mengenai tugas dan peran mereka sebagai representasi mahasiswa,” jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat dari berbagai tanggapan positif yang disampaikan setelah kegiatan berlangsung. Para peserta mengaku mendapat wawasan baru dan mendorong lebih banyak peka terhadap isu perempuan untuk mewujudkan lingkungan kampus yang inklusif. Hal tersebut disampaikan oleh Urwatul Wusqo Lanfisamalaha, salah satu calon Duta Perempuan FKIP 2026.
“Manfaat yang saya rasakan setelah mengikuti kegiatan ini adalah bertambahnya pemahaman tentang isu kekerasan terhadap perempuan, pentingnya pendidikan, serta munculnya semangat untuk ikut menciptakan lingkungan yang aman dan adil bagi perempuan, khususnya di lingkungan kampus,” ungkapnya. (fin)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar