Mataram, Pena Kampus — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Sosiologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram (Unram) menggelar kegiatan Bincang Sosiologi Asik (BISEK) bertema “Fenomena Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi sebagai Masalah Sosial Modern” pada Kamis (7/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Alumni FKIP unram tersebut terbuka untuk umum dan menampilkan mahasiswa lintas fakultas. Diskusi menghadirkan Ketua Umum HMPS Pendidikan Sosiologi 2024, Faenal Juni Harian, sebagai pemantik, serta Sufia Rahmayani sebagai moderator.
Ketua Umum HMPS Pendidikan Sosiologi, Imam Arif Syukma, menjelaskan bahwa penyebaran tema seksual diangkat sebagai upaya untuk memberikan ruang pembelajaran bersama bagi siswa untuk memahami akar persoalan kekerasan seksual di lingkungan kampus.
“BISEK ini bertemakan memahami seksi. Itu untuk kita sama-sama belajar atau mengetahui apa sih penyebab utama dari memahami seksi ini,” ujarnya saat diwawancarai.
Ia menambahkan, melalui diskusi tersebut diharapkan menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan siswa untuk saling menjaga dan menciptakan lingkungan kampus yang aman bagi semua.
“Harapan selanjutnya, pastinya dari pembelajaran yang sudah kita dapatkan dari semuanya ini, kita sama-sama saling jaga.Entah itu cowok maupun cewek, kita sama-sama saling jaga agar membuka seksi ini hilang dari muka bumi,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri Perlindungan Perempuan yang turut hadir menilai bahwa forum diskusi seperti BISEK memiliki peran penting dalam menyuarakan hak-hak perempuan yang kerap terpinggirkan.
“Dari hal-hal kecil seperti ini bisa membantu bagaimana menyuarakan hak-hak dan suara-suara perempuan yang tidak didengar,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa pendidikan pencegahan seksual tidak hanya ditujukan kepada perempuan, tetapi juga kepada laki-laki sebagai bagian dari upaya perubahan pola pikir dan perilaku.
“Penting untuk mengedukasi perempuan-perempuan, terutama laki-laki, tentang bagaimana cara menjaga pikiran,” tegasnya.
Melalui kegiatan BISEK, HMPS Pendidikan Sosiologi berharap mahasiswa semakin peka terhadap isu kekerasan seksual, berani berpikir kritis, serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari pemikiran seksual. (naf)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar