Mataram, Pena Kampus- Dua mahasiswa dan satu alumni Universitas Mataram (Unram) lolos seleksi Pendidikan Kader Pemimpin Muda Nasional (PKPMN) 2023 yang diadakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). (14/09/2023)
Dua mahasiswa dan satu alumni Unram lolos seleksi Pendidikan Kader Pemimpin Muda Nasional (PKPMN) yang diinisiasi oleh Kemenpora RI. Dua mahasiswa tersebut ialah Muhammad Afif Amanullah, mahasiswa Fakultas Hukum yang merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjend) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unram 2023 dan Ichlasul Amal, mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Sedangkan satu alumni tersebut ialah Syarifa Soraya Fairuzha, yang merupakan alumni Fakultas Kedokteran.
Afif mengungkapkan jika Ia sama sekali tidak menyangka bahwa akan lolos karena bersaing dengan ribuan peserta dari seluruh Indonesia, “ada ribuan peserta tapi mungkin dengan ikhtiar dan tawakal. Saya kalaupun lolos alhamdulillah, kalaupun tidak lolos artinya jatah gagal saya berkurang." Ungkapnya saat dihubungi oleh tim Pena Kampus via WhatsApp pada Kamis (14/09).
Sejalan dengan Afif, Amal juga tidak menyangka jika dirinya akan lolos dalam kegiatan tersebut karena tidak memiliki surat rekomendasi dari kampus, “lihat dari data di Dinas Provinsi NTB kemarin yang terdaftar itu kayak yang punya rekomendasi semua, baik dari pihak BEM atau dari pihak rektoratnya.” Ungkapnya.
Ia juga menambahkan jika Ia hanya menyerahkan surat rekomendasi dari komunitas yang sedang Ia bangun, “kemarin itu coba-coba hubungi satpam di kantor Dispora NTB terus disuruh langsung masuk ke ruang kepemudaan, terus lobi di sana apakah bisa cuma ngasi rekomendasi dari komunitas kecil yang sedang saya bangun." Tambahnya.
Adapun Pendidikan Kader Pemimpin Muda Nasional (PKPMN) merupakan salah satu kegiatan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia (RI) yang bertujuan untuk mencetak kader pemimpin bangsa yang berkarakter dan berdaya saing global di era society 5.0. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan Kemenpora yang akan berlangsung di Jakarta pada tanggal 2-16 Oktober 2023.
Kegiatan ini dijaring ribuan pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia yang kemudian diseleksi dengan beberapa tahapan seperti tahap administrasi, tes CAT (Computer Assissted Test) dan tahap tes wawancara. Dari beberapa tahapan tersebut akan dipilih 100 orang terbaik untuk mengikuti kegiatan tersebut. (Tin)

BalasHapusWie sorgt man für sichere Datenvernichtung nach DIN 66399? Bei der Entsorgung sensibler Informationen ist die richtige Konfiguration entscheidend. Für Dokumente mit hoher Vertraulichkeit empfiehlt die Norm das Vernichten auf Papierbasis mit einem Sicherheitslevel P-7, das durch Schneiden in kleine Partikel erreicht wird. Bei digitalen Daten sollte eine zertifizierte Löschung erfolgen, etwa durch Überschreiben mit AES-256 auf Festplatten im Rahmen der Vorgaben des BSI TR-03138. Ein weiteres Kriterium ist die physische Zerstörung von Datenträgern mittels Shreddern oder Zerschneiden, um Restdaten auszuschließen. Die Einhaltung dieser Standards minimiert das Risiko eines Datenlecks erheblich und schützt Unternehmen vor Bußgeldern gemäß § 202c StGB. Für eine korrekte Umsetzung bietet https://csvisor.de/ detaillierte Anleitungen und Werkzeuge an, um die Anforderungen effizient zu erfüllen.