Maulid Adat Bayan, Tradisi Masyarakat Lombok Utara - LPM Pena Kampus

Goresan Penamu Runtuhkan Tirani

Breaking

Senin, 02 Oktober 2023

Maulid Adat Bayan, Tradisi Masyarakat Lombok Utara

(Sumber: Pena Kampus)

Mataram, Pena kampus- Masyarakat Bayan menggelar acara Maulid Adat dengan berbagai macam prosesi di tiga tempat berbeda, acara ini tidak hanya untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad tetapi juga sebagai ajang silaturahmi. (30/09/2023)


Adot selaku warga asli Bayan yang mengikuti serangkaian acara Maulid Adat mengatakan, acara Maulid Adat di selenggarakan selama dua hari yakni pada hari Sabtu dan Minggu, 30 September – 1 Oktober di tiga tempat yang berbeda beda. Acara ini diadakan bukan hanya sekedar untuk memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad tetapi juga sebagai ajang untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat, “acara ini untuk mengumpulkan keluarga yang pergi merantau ke luar kota, maulid adat ini seperti pemanggil untuk pulang kampung.” Ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini memiliki beberapa ritual yang sakral dari hari persiapan diantaranya menik, buang dedak, menutu, peresean, sampai acara puncak yakni Peraja Mulud. “Setiap ritual memiliki filosofi berbeda beda dan itu harus di lewati untuk menuju acara puncak.” Tambahnya.


Acara Maulid  Adat ini tidak hanya mendapatkan antusiasme dari kalangan masyarakat lokal saja, tetapi juga dari masyarakat luar. Ryan salah satu mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram (Unram) mengungkapkan ketertarikannya untuk mengetahui lebih jauh terkait prosesi dan ritual di acara Maulid Adat ini. “Karena sebelumnya setiap saya kesini hanya menoton prosesinya tapi sekarang selain saya menonton saya juga mengamati dan menanyakan terkait dengan arti setiap ritual yang dilakukan.” Ungkap Ryan. (1/10/2023)


Selain itu, Raphel salah satu dosen Teknik Informatika, Universitas Mataram (Unram) juga mengatakan bahwa ia datang untuk melakukan penelitian terkait dengan acara ini. “Saya kesini bukan hanya menonton prosesi nya namun sedang penelitian juga terkait acara maulid adat ini.” Jelasnya.


Maulid Adat memang benar seperti alarm khusus bagi warga Bayan dan seperti magnet penarik bagi warga dari luar Bayan, karena prosesi ritual yang menarik dan semua kalangan bisa menyaksikannya. (jal, nop)

7 komentar: