Gaungkan Hentikan Bullying, KKN Unram Edukasi Siswa MI Babul Khair Semparu - LPM Pena Kampus

Wadah Gali Nurani Mahasiswa

Breaking

Jumat, 23 Januari 2026

Gaungkan Hentikan Bullying, KKN Unram Edukasi Siswa MI Babul Khair Semparu

 

               (Sumber: KKN-PMD Desa Semparu)

Lombok Tengah, Pena Kampus - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram) menggelar kegiatan sosialisasi Stop Bullying di MI Babul Khair, Desa Semparu, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Rabu, 21 Januari 2026. Program ini dilaksanakan karena isu perundungan masih sering ditemukan di lingkungan sekolah dan menjadi masalah sosial yang berulang setiap tahunnya, termasuk di wilayah Lombok Tengah. (21/01/26)


Kegiatan sosialisasi dikemas secara edukatif dan menarik melalui penyampaian materi, lagu bertema anti-bullying, serta interaksi langsung dengan para siswa. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu memahami bentuk-bentuk perundungan, dampak yang ditimbulkan, serta pentingnya membangun sikap saling menghargai dan menghormati sesama.


Ketua KKN PMD Desa Semparu, Nizar Adabi Maulana, menjelaskan bahwa program kerja Stop Bullying dirancang sebagai upaya pencegahan terhadap perilaku perundungan di sekolah. “Program kerja ini ditujukan karena sekolah-sekolah masih menghadapi masalah bullying, dan alhamdulillah kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.” Jelasnya.


Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Delia, siswi kelas VI MI Babul Khair, mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan tersebut. “Kegiatannya sangat seru, lagunya bagus, dan kami akan menghentikan intimidasi.” Ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Madrasah MI Babul Khair, Zainul Husniyah, menegaskan bahwa perundungan atau bullying telah menjadi masalah serius di dunia pendidikan. Ia menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Universitas Mataram. “Terima kasih kepada mahasiswa KKN Unram yang telah memberikan dedikasinya di madrasah kami. Kegiatan ini akan menjadi pembelajaran bagi anak-anak kami ke depannya.” Ucapnya .


Melalui sosialisasi Stop Bullying ini, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak, serta tumbuhnya kesadaran siswa untuk menolak segala bentuk perundungan dalam kehidupan sehari-hari. (Tim redaksi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar