Mataram, Pena Kampus - WonderFest 2026 hadir perdana di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai festival perempuan dan energi yang mendorong peran perempuan dalam mewujudkan target Net Zero Emission 2050. Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, inspiratif, dan kolaboratif, yang berlangsung pada 30–31 Mei 2026 di Taman Budaya NTB. (1/06/26).
WonderFest merupakan festival kolaboratif yang diadakan oleh Yayasan Pena Bulu, Dinas ESDM NTB, Gedsi Jet Working Group NTB, Gema Alam NTB, dan We For Jet untuk menjadi ruang belajar, berbagi pengalaman, dan bergerak bersama untuk mendorong transisi energi yang bersih, adil, dan inklusif.
Festival ini diselenggarakan sebagai respon terhadap minimnya ruang diskusi yang membahas secara mendalam mengenai transisi dan pemanfaatan energi bersih. Festival ini dirancang untuk mendorong keterlibatan perempuan dalam transisi energi yang transformatif, menjadi ruang berbagi pengalaman, dan menghargai inovasi perempuan dalam pengelolaan energi terbarukan.
Mega, selaku ketua panitia WonderFest 2026 menjelaskan bahwa, penyelenggaraan WonderFest 2026 berangkat dari keresahan bersama, terutama dari pihak penyelenggara terkait masih terbatasnya ruang diskusi mengenai isu transisi energi di tengah masyarakat. Menurutnya, pembahasan mengenai energi transisi tidak boleh hanya berputar di kalangan tertentu saja, melainkan perlu dibahas lebih luas agar semakin banyak masyarakat yang terlibat dan memahami pentingnya proses menuju energi yang adil, bersih, dan inklusif.
“Kita mau menghadirkan diskusi-diskusi ini ga cuma ada di lingkar kita, tapi lebih banyak lagi masyarakat yang membahas bagaimana kita bisa mengawali proses transisi energi ini yang benar-benar adil, bersih, dan inklusif untuk semua,” jelas Mega. (31/05/26)
Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan seperti diskusi energi, pertunjukan seni, pemutaran film, ruang ekspresi, dan lokakarya kreatif yang mengangkat isu keadilan energi serta lingkungan.
Festival tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, terutama saat puncak acara yang berlangsung pada Sabtu malam. "Puncak acaranya malam Minggu, banyak banget yang datang ramein bootstan." Lanjutnya. (31/05/26).
Rangkaian acara mulai dari pagi ada sesi bincang energi yang disampaikan oleh sekda NTB, Tutur puan yaitu monolog dari para perempuan difabel, hingga dari solidaritas perempuan yang menyamarkan pandangan mereka tentang bagaimana peran perempuan dalam transisi energi. Malam harinya diisi dengan nonton bersama dan diskusi film transisi energi.
Salah satu kolaborator WonderFest, Next Level Movement yang diwakili oleh Wibi Sana, memiliki program pengelolaan sampah (waste management) yang bertujuan mengenalkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan kepada generasi muda sebagai penerus upaya pelestarian lingkungan.
Wibi juga menyampaikan harapannya kepada anak-anak muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan pemerintah serta NGO yang diharapkan dapat menggagas program-program Waste Management dimulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.
“Harapannya, banyak anak muda yang peduli terhadap lingkungan dan persampahan, banyak inisiasi dari pemerintah maupun NGO terkait program-program sejak dini entah itu sekolah dasar atau sekolah menengah pertama terkait pembelajaran Waste Management .” Tutupnya.
(war, fin, tan)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar