Tur Buku Karya Iin Farliani, Komunitas Akarpohon Gandeng LPM Pena Kampus - LPM Pena Kampus

Goresan Penamu Runtuhkan Tirani

Breaking

Minggu, 07 Mei 2023

Tur Buku Karya Iin Farliani, Komunitas Akarpohon Gandeng LPM Pena Kampus


(Sumber: Pena Kampus)


Mataram, Pena Kampus- Komunitas Akarpohon  berkolaborasi dengan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Pena Kampus FKIP Unram mengadakan acara tur buku puisi di kantin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram (Unram) dan dihadiri oleh puluhan mahasiswa serta masyarakat kalangan umum. (6/5/23)


Buku puisi berjudul "Usap Matamu dan Ciumlah Dingin Pagi" merupakan karya dari Iin Farliani selaku narasumber dalam kegiatan tersebut. Iin Farliani merupakan sosok penulis yang aktif di Komunitas Akarpohon dan pernah mengikuti helatan sastra akbar di Makassar yakni Makassar International Writters Festival (MIWF) sebagai Emerging Writters. Ia mengenal dunia kepenulisan sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) dan kemudian menjadikan menulis sebagai kegiatan sehari-hari. Tidak hanya buku puisi, Ia juga memiliki karya buku cerpen dengan judul "Taman Itu Menghadap ke Laut".


Acara tur buku ini dimulai pada pukul 20.20 WITA sampai dengan pukul 22.00 WITA, yang dibuka dengan penampilan alih wahana yang dibawakan oleh perwakilan dari anggota aktif LPM Pena Kampus dengan judul "Menjadi Dewasa" dan "Bertengkar dengan Waktu Tidur" yang diambil dari salah satu puisi dalam buku karya Iin Farliani tersebut. Kemudian dilanjutkan ke acara yang menjadi inti kegiatan ini yakni bedah buku yang dipandu langsung oleh Baiq Rosdiana Susanti, alumni dari LPM Pena Kampus yang juga aktif di Komunitas Akarpohon.


Buku puisi karya Iin Farliani ini diterbitkan pada 23 Juli 2022 di Mataram dan sudah pernah dibedah oleh salah satu sastrawan ternama di Nusa Tenggara Barat (NTB). Iin Farliani mengungkapkan bahwa membutuhkan waktu yang cukup panjang selama proses penerbitan buku ini. Dimulai sejak tahun 2013 sampai dengan tahun 2020, dengan menghasilkan sekitar 200 karya puisi yang kemudian diserahkan kepada penyunting dan sebanyak 50 puisi yang dibukukan.


Iin Farliani mengaku bahwa pada puisi-puisi yang ia tulis memiliki benang merah tersendiri. Secara garis besar, buku kumpulan puisi "Usap Matamu dan Ciumlah Dingin Pagi" menggambarkan tentang tumbuh kembang seorang perempuan serta cara ia memandang peristiwa sehari-hari yang terjadi, misalnya "Hari Mencuci", "Hari Menyetrika", "Dapur", dan beberapa puisi lainnya.


Rangkaian acara tur buku ini ditutup dengan penampilan dari salah satu musisi Lombok yaitu Pamela Paganini dengan membawakan tiga lagu yakni, alih wahana puisi Iin Farliani yang berjudul "Usap Matamu dan Ciumlah Dingin Pagi" dan dua lagu yang merupakan karyanya sendiri yakni Ombak Pasang dan Jantera.


Tur buku merupakan rangkaian terakhir dari ajang memperkenalkan secara luas buku-buku karya penulis di Lombok yang telah terbit, setelah sebelumnya dilakukan kegiatan rilis dan perayaan buku yang diinisiasi oleh Komunitas Akarpohon.


Komunitas Akarpohon sendiri merupakan komunitas sastra yang dan sudah tur buku di beberapa kabupaten di Lombok sebagai upaya menyebarkan buku karya penulis Lombok yang jarang terbaca. (Tya, Mit)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar